Hal yang Mempengaruhi Kalkulator DP Pinjaman

DP atau down payment merupakan uang muka yang diserahkan ketika membeli barang tertentu. DP ini juga akan mempengaruhi besaran cicilan yang dipunyai. Dimana berbagai kredit yang akan diambil biasanya perlu untuk membayar DP terlebih dahulu minimalnya berapa persen dari harga produk kredit yang diambil. Pembayaran DP tersebut juga akan mempengaruhi besaran cicilan yang akan dibayarkan ketika menghitungnya dalam kalkulator DP. Dimana berbagai hal yang dapat membuat cicilan yang dibayarkan besar atau kecil adalah:

1. Harga produk

Ketika akan mengambil pinjaman perlu untuk membayar DP terlebih dahulu. Jumlah dari DP yang dibayarkan juga tergantung dari aturan yang dipunyai. Misalnya harus membayar DP minimal 30 persen atau berapapun tergantung dari produk kredit yang akan diambil. Besar kecilnya DP yang diserahkan tersebut juga akan mempengaruhi besar cicilan yang akan dibayarkan. Karena semakin DP yang diserahkan mempunyai nilai yang kecil dari harga produknya, maka juga membuat cicilan yang dibayarkan akan lebih tinggi. Sehingga akan lebih baik untuk membayar DP dalam jumlah yang cukup besar dari harga produknya agar mempunyai cicilan yang lebih ringan.

2. Tenor yang diambil

Hal selanjutnya yang bisa digunakan ketika akan mengambil kredit adalah dengan memperhatikan tenor pinjaman yang akan diambil. Selain memilih besaran DP yang akan diserahkan, tenor tersebut bisa ditentukan untuk menentukan besar dan kecilnya cicilan yang dibayarkan. Tenor sendiri jangka waktu pelunasan yang digunakan untuk melunasi sisa harga produk yang dibeli dengan cara kredit tersebut. Apabila menggunakan kalkulator DP yang mengambil tenor yang cepat, maka biaya yang dibayarkan akan lebih tinggi. Keuntungan dari tenor pendek adalah cicilan akan lebih cepat lunas. Sedangkan bagi yang mengambil tenor yang panjang dan maksimal mempunyai keuntungan dengan biaya cicilan lebih kecil. Besar kecil cicilan dari pemilihan tenor tersebut bisa disesuaikan dengan kemampuan dan juga memperhatikan kebutuhan lain yang dipunyai.

3. Suku bunga

Hal terakhir yang mempengaruhi besar dan kecilnya cicilan selain dari DP yang diserahkan adalah dari suku bunganya. Pastikan untuk memilih tempat yang menawarkan suku bunga yang kecil dan kompetitif. Sehingga akan lebih baik untuk membandingkan produk kredit terlebih dahulu dan juga melakukan simulasi untuk mendapatkan besaran cicilan. Pilih kredit yang mempunyai suku bunga ringan yang membuat cicilan yang dibayarkan juga lebih rendah.

Besar dan kecilnya down payment yang dibayarkan juga tergantung dari jenis kredit yang diambil. Seperti misalnya bagi yang akan membayar DP untuk rumah tentunya membutuhkan uang muka yang tidak kecil. DP untuk kredit rumah biasanya memerlukan 10-20% dari harga rumah tersebut. Sedangkan bagi DP yang digunakan untuk produk kendaraan biasanya mempunyai besaran yang lebih kecil. Apabila DP untuk rumah bisa mencapai ratusan juta tergantung dari harga rumahnya, untuk kredit motor misalnya yang membutuhkan 15% DP hanya membutuhkan jutaan saja. Sehingga besaran DP tersebut tergantung dari kredit yang akan diambil.

Ketika akan mengambil kredit di banyak tempat termasuk di bank, pastikan untuk menghitung dan menggunakan simulasi kredit terlebih dahulu. Sehingga hal tersebut juga akan bisa menggunakan kalkulator DP untuk menentukan besaran DP yang akan dibayarkan. Pastikan juga memilih tempat kredit yang aman dan terbaik yang menawarkan besaran DP terjangkau sesuai kemampuan seperti di BCA yang mempunyai banyak jenis kredit dan pembiayaan baik untuk individu dan bisnis yang dipunyai.

Sumber: https://www.bca.co.id/id/Individu/produk/pinjaman/KKB/Simulasi-KKB